Filosofi Lebah

Filosofi Lebah – Lebah merupakan serangga kecil yang memiliki keistimewaan, memiliki madu di sarangnya yang sangat berarti bagi setiap manusia. Lebah memanglah salah satu hewan ciptaan Tuhan dan memberikan banyak manfaat lain bagi manusia. Selain manusia, Lebah juga membantu proses pembuahan setiap tanaman bunga agar berkembang dimana saja. Tidak hanya itu, hewan ini juga memiliki perilaku yang bisa di jadikan cerminan hidup bagi setiap manusia.

Baca juga: Dua Kantong Yang Berbeda

Jika anda tau hewan ini, pastinya anda akan tau juga apa saja pekerjaan yang di lakukan oleh Lebah. Ada banyak manfaat yang bisa diambil hikmahnya dari pekerjaan lebah.

1. Lebah hanya menghisap sari bunga

Lebah hanya mengambil yang inti dan membiarkan yang lain. Lebah tahu, yang menjadi kebutuhannya hanyalah saripati, bukan yang lainnya. Ini mengajarkan bahwa setiap manusia harus mengambil sesuatu yang baik dan halal. Sebab, mengambil hak yang lain hukumnya adalah haram.

2. Lebah menghisap madu

Lebah memberi manfaat bagi manusia. Ini pelajaran bagi kita semua. Madu berasal dari saripati bunga dan baik, maka keluarnya pun baik. Sesuatu yang halal, keluarnya halal pula. Dan, Lebah banyak memberi manfaat bagi orang lain.

3. Lebah tidak merusak

Di mana pun Lebah hinggap, tak ada tangkai daun ataupun ranting pohon yang patah. Betapa santunnya hewan kecil ini hingga dalam bergaul Lebah tidak menyakiti siapa pun dan senantiasa menjaga kedamaian dalam setiap suasana. Lebah senantiasa memegang prinsip ketenteraman dalam pergaulan.

4. Lebah punya harga diri

Lebah tidak akan pernah mengganggu orang lain selama kehormatan dan harga dirinya dihormati. Namun, bila harga dirinya dizalimi, Lebah akan siap ‘menyengat’ pengganggunya. Karena itu, setiap manusia harus mampu menjaga kehormatan dirinya.

Hewan sekecil ini saja tau bagaimana caranya menghargai orang lain dan apa yang di lakukannya tak pernah merugikan pihak lainnya. Bukan karena fisik dan pesonanya yang kurang menarik, tapi karena komitmennya dalam bersikap dan berbuat. Manusia memiliki kemuliaan dari makhluk lain. Namun, tingkah laku dan kehormatan manusia bisa lebih hina dari binatang.